Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ade Mayasanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Iwan Siswanto beserta delapan anak buahnya menolak bertemu dengan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. Pasalnya, sembilan tersangka penerima suap dari Gayus Tambunan tak ingin dimanfaatkan oleh Satgas.
"Kompol Iwan Siswanto merasa tidak melihat relevansinya bertemu dengan Satgas Mafia Hukum," ungkap sumber Tribunnews.com di Mabes Polri, Rabu (24/11/2010).
Menurut sumber, Kompol Iwan mengaku tidak ingin dimanfaatkan secara politis oleh Satgas Pemberantasan Mafia Hukum untuk kepentingan mereka.
Dikatakan, Kompol Iwan menolak ditemui Sekretaris Satgas Denny Indrayana lantaran tidak ingin memberi keterangan kembali.
"Mereka merasa sudah cukup memberikan keterangan ke pihak Propam dan Penyidik Tipikor Bareskrim Polri," kata sumber.
Untuk diketahui, Denny datang bersama anggota Satgas lainnya yaitu Mas Achmad Santosa dan Irjen Pol Herman Effendy. Ketiganya menumpang mobil Alphard hitam bernomor polisi B 1582 RFQ. Mereka tiba sekitar pukul 15.30 WIB.
Sebelum berkunjung ke rutan Bareskrim Polri, Mas Achmad Santosa mengaku Satgas sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Propam Polri dan lembaga aktivis pemantau korupsi lainnya seperti ICW.(*)
Kompol Iwan Cs Tak Ingin Dimanfaatkan oleh Satgas
Penulis: Ade Mayasanto
Editor: Juang Naibaho
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan