Laporan wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengaku jajarannya sudah
mencoba mencari tahu keberadaan Imam Cahyo Maliki.
Namun hingga kini
Polri belum jua berhasil menemukan keberadaan sang perantara Gayus
Tambunan dapat berhubungan dengan perusahaan-perusahaan wajib pajak yang
diduga menyuapnya.
"Kita sudah kemarin melakukan pencarian yang bersangkutan. Jadi sabar
deh. Pokoknya kita polisi sudah melakukan langkah yang jauh," katanya di
Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/11/2010).
Ito menambahkan pihaknya, akan terus berupaya mendapatkan Imam dan
menyeretnya ke kursi pemeriksaan untuk dimintai keterangannya seputar
dugaan pidana korupsi dan mafia perpajakan yang dilakukan oleh Gayus.
Pasalnya, Imam merupakan kunci utama pembuktian dugaan pidana tersebut
benar telah dilakukan Gayus. "Kita sudah punya data dan punya unit cyber
crime. Pokoknya sabar saja deh," tuturnya. "Hari Selasa kita akan buka
yang akan kita lakukan," imbuhnya.
Ito mengatakan, Polri juga belum akan memeriksa perusahaan-perusahaan
wajib pajak terkait dugaan kasus itu. Pasalnya mereka belum menemukan
bukti permulaan cukup untuk memulai pemeriksaan terhadap
perusahaan-perusahaan itu.
"Kan kita harus mencari dulu apakah benar yang bersangkutan memberikan?
Misalkan saksinya siapa? Dimana diberikan? Kapan diberikan? Kalau sudah
itu pasti kita akan menyentuh orang yang memberikan. Tapi kalau ini
tidak ada semua, bagaimana kita menyentuh langsung. Kan ada proses
penyelidikan. Penyelidikan sudah kita lakukan tapi kan tidak bisa kita
menyidik kalau belum ada alat bukti yang cukup," jelasnya.
Kabareskrim Ngaku Sudah Cari Imam Cahyo Maliki
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan