Laporan Tribun Jogja Adrozen A, Ikrob Didik, Obet DA
TRIBUNNEWS, JOGJA- Tunjukkan pada dunia bahwa Yogyakarta tetap hidup dan tetap istimewa! Kalimat itulah yang berulangkali membahana dalam acara Kenduri Jogja yang digelar di pusat kota Yogyakarta, Minggu (5/12) pagi.
Meski kegiatan Kenduri Joga dengan ratusan tumpeng digelar sebagai pertanda kebangkitan kota Jogja, namun terkondisikan ada aroma politik yang kental dalam kegiatan ini. Isu keistimewaan menggaung kencang dalam acara yang dihadiri Sultan Hamengkubuwono X itu.
Berkali-kali, pembawa acara menyebut soal keistimewaan Kota Gudeg ini. "Kita tunjukan kepada dunia, Yogyakarta tetap hidup dan tetap istimewa!" seru pembawa acara memulai acara itu.
Kalimat senada juga diulang-ulang, ketika pembawa acara mempersilahkan Walikota dan Sultan menyampaikan sambutannya. “Jogja benar-benar istimewa,” kata pembawa acara.
Setiap kalimat-kalimat terkait keistimewaan meluncur dari mulut pembawa acara, Sultan, Wali kota, sejumlah pejabat lain pun terlihat tersenyum kecil. Bahkan beberapa kali mereka juga terlihat ikut bertepuk tangan, karena warga yang hadir memang menyambut antusias pernyataan dari pembawa acara itu.
Suasana semakin terlihat meriah, karena setiap pembawa acara menyampaikan soal keistimewaan ini, ribuan warga yang hadir melambai-lambaikan bendera. Setiap warga yang hadir dalam acara itu, memang diberi bendera kecil berbentuk segitiga yang bertuliskan “Ayo ke Jogja”. (*)
Tunjukkan pada Dunia bahwa Jogja Tetap Istimewa
Editor: Iswidodo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan