TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari hasil penyelidikan polisi, Gayus
Tambunan terbang ke luar negeri dengan menggunakan paspor atas nama Sony
Laksono. Paspor tersebut didapat Gayus dengan menggunakan jasa calo di
kantor imigrasi Jakarta Timur.
Gayus pelesiran ke Macau, Kuala
Lumpur dan Singapura dengan mengajak istrinya, Milana Anggraini. Saat
itu, Gayus masih berstatus tahanan Rutan Mako Brimob Depok, Jawa Barat,
dan tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Sementara
ini kita dapatkan (paspor) lewat calo. Itu masih didalami, apakah ada
kaitannya dengan imigrasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton
Bahrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/1/2011).
Gayus
terbang bersama sang istri ke Macau Hongkong pada 24 September 2010
dengan pesawat Mandala Airline dan ke Singapura pada 30 September 2010
dengan AirAsia. Sejak Gayus dibawa polisi RI dari Singapura pada Maret,
Gayus sudah tidak memiliki papor, karena sudah disita.
Gayus
gunakan jasa calo, karena adanya penerapan sistem finger print dan
biometrik saat pembuatan paspor di kantor imigrasi. Dengan sistem itu
seharusnya pembuatan Gayus terdeteksi. Namun, Gayus bisa memperoleh
paspor atas nama Sony Laksono dengan membayar jasa calo tersebut.
Kepolisian
memastikan, bahwa pihak imigrasi turut bermain sehingga Gayus bisa
memperoleh paspor tersebut. Namun, polisi belum bisa menjelaskan siapa
saja pihak imigrasi yang bermain dalam pembuatan paspor untuk Gayus ini.
"Tapi, kalau palsu kan ketahuan. Kalau calo kan lewat orang dalam
(imigrasi)," jelasnya.
Hingga saat ini, tim gabungan kepolisian
dan imigrasi terus menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat pelolosan
Gayus ke luar negeri tersebut.
Gayus Pelesiran ke Luar Negeri
Paspor Gayus Dibuat Calo Imigrasi
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan