TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Untuk memastikan keabsahan gambar paspor dengan foto wajah
mirip Gayus Tambunan dan keluarga diterbitkan Republik Guyana, sejumlah
penyidik Kepolisian Negara RI dan Ditjen Imigrasi terbang ke Guyana,
Kamis (20/1/2011) pagi.
"Berangkat ke Guyana tadi pagi. Kita juga
minta tolong dengan interpol. Jadi, semua ini ada prosedurnya. Kita
masih menunggu, apakah betul paspor itu ada, kalau lihat dari bentuknya
(fisiknya) dan sebagainya," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Ito
Sumardi seusai menghadiri Rapat Pimpinan Polri 2011 di Gedung PTIK,
Jakarta, Kamis (20/1/2011).
Ito tidak mengetahui detail jumlah
personil dari Polri dan Ditjen Imigrasi yang berangkat ke negara Amerika
Selatan itu. "Dari kita mungkin dua atau tiga orang," ujar Ito.
Meski,
dari hasil pemeriksaan tim Teknologi dan Informasi diketahui bahwa
gambar paspor itu adalah asli, kepolisian tetap menunggu informasi dan
data dari tim yang berangkat ke Guyana.
Karena gambar paspor yang
diduga diperuntukkan bagi Gayus dan keluarga berasal dari buronan asal
Amerika Serikat, John Jerome Grice, Polri juga mengintensifkan kerjasama
dengan Keduataan Besar AS dan interpol untuk mengejarnya.
Sebagaimana
diberitakan, diduga Gayus terbang ke sejumlah negara ke laur negeri
menggunakan paspor atas nama Sony Laksono. Paspor berblanko asli
diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Jakarta Timur dengan diisi data palsu.
Sidik punya sidik, ternyata paspor itu dipesan Gayus kepada sindikat
paspor yang diotaki John Jerome, dengan biaya 100.000 Dollar Amerika
atau Rp 900 juta.
Gayus Pelesiran ke Luar Negeri
Tim Polri-Ditjen Imigrasi ke Guyana Cek Paspor Gayus
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan