News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rusuh Sidang di Temanggung

Polisi Dinilai Gagal Identifikasi Potensi Kerusuhan

Editor: Kisdiantoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Massa kumpulan ormas mulai menyerang polisi di sekitar Jalan Sudirman Temanggung, setelah membakar satu unit truk patroli Brimob.

Laporan wartawan tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Komisioner Komnas HAM, Joseph Adi Prasetyo menilai pihak kepolisian telah gagal, mengidentifikasi potensi kerusuhaan, dalam dua konflik fisik berbau agama dalam sepekan terakhir.

"Ini teroganisir, seharusnya mereka bisa membaca," ujar Joseph kepada Tribunnews.com, melalui telepon, Rabu (9/2/2011).

Pihaknya, ujar Joseph lebih lanjut, mendapatkan indikasi, pihak kepolisian membiarkan kejadian kekerasan itu terjadi.
"Ada indikasi intel sudah tahu tapi membiarkannya," katanya.

Bila mengetahui adanya potensi konflik seharusnya pihak kepolisian sudah bisa menyiapkan aparatnya, dan besaran eskalasi konflik, sehingga tidak beralasan kalah jumlah dengan pihak-pihak berkonflik.

"Seharusnya sudah bisa dihalau, yang lain pertanggung jawaban komando, dalam situasi rawan pihak polres bisa meminta ke Polda untuk menurunkan personilnya. Tidak ada alasan kalah jumlah," katanya.

Dalam sepekan, dua kejadian kekerasan berlatar belakang agama, pecah. Kejadian pertama pada hari Minggu (6/2/2011), ketika ribuan masyarakat menyerbu Jamaah Ahmadiyah, di Desa Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Tiga orang tewas, sementara puluhan orang lainnya, terluka.
Kejadian kedua ketika tiga gereja dibakar oleh massa, di Temanggung, Jawa Timur, kemarin, Selasa (8/2/2011).

Aksi tersebut diduga dilatarbelakangi kekesalan mereka terhadap pihak Jaksa Penuntut Umum, yang menuntut 5 tahun penjara, terhadap terdakwa kasus penistaan agama, Antonius Richmond Bawengan, yang sidangnya digelar di Pengadilan Temanggung, dekat dengan lokasi pembakaran.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini