TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua
Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) underbow (sayap partai) Partai Persatuan
Pembangunan (PPP) Syahrial Agamas mengakui, enam orang simpatisan
organisasi yang dipimpinnya terlibat dalam rusuh di Temanggung, Jawa
Tengah, beberapa waktu lalu. Namun, Syahrial memastikan ke enam
simpatisan itu bukanlah pengurus teras GPK.
"Untuk kasus Temanggung, kita sudah kirim tim. Tak ada yang terlibat. Tapi,
memang ada dari diluar, simpatisan GPK yang ikut-kut. Namun, sampai
saat ini kita terus mencari fakta-fakta yang akurat terkait kasus ini,"
kata Syahrial Agamas kepada Tribunnews, saat ditemui di DPP PPP, Jalan
Dipenogoro, Senin (14/02/2011).
Ke enam yang diduga terlibat
dalam rusuh di Temanggung, kata Syahrial menegaskan, bukanlah pengurus
inti GPK. Melainkan simpatisan yang terpancing saat kerusuhan terjadi.
Ke enam simpatisannya itu, adalah warga Temanggung yang kebetulan ikut
dalam aksi, saat melihat kerusuhan terjadi.
"Kami, tentu akan
melakukan tindakan tegas sambil menunggu proses hukum yang akan
dilakukan. Apa yang mereka lakukan, kami ingin tegaskan, tidak
mengatasnamakan GPK, tapi tindakan perorangan," tegasnya.
"Kami
juga protes keras kalau GPK dikatakan sebagai aktor utama dalam
kerusuhan Temanggung. Tak mungkin GPK memerintahkan pengrusakan seperti
itu. Itu ulah oknum yang harus dipertanggungjawabkan sendiri
perbuatannnya, tidak mengatasnamakan organisasi. Kami adalah sayap
partai, tak mungkin ada intruksi bersikap anarkis seperti itu," tegasnya
lagi.
Saat ini, GPK bersama ormas lain bersama-sama mencari seluruh fakta-fakta yang terjadi dalam kerusuhan Temanggung itu.
"Tentu,
kita akan lakukan upaya pendampingan. Kalau toh ada oknum yang
terlibat, saya katakan lagi, itu bukan orang-orang teras GPK. Secara
institusi tidak ada pertintah lakukan tindakan anarkis, dan itu
dilakukan secara perorangan," Syahrial menambahkan.
Pemuda Ka'bah Akui 6 Simpatisannya Terlibat Rusuh Temanggung
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan