Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah sekitar Rp 30 miliar uang kas daerah Pemerintah Kota Tomohon, mengalir sampai jauh. Uang yang diduga dikorupsi Walikota Jefferson Rumajar ternyata turut digunakan dalam pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Hal itu diungkapkan mantan Bendahara Pengeluaran Sekretaris Kota Tomohon Edward A Paat dalam kesaksiannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Selasa (8/3/2011).
Bahkan, menurut Evo, begitu Edward biasa disapa, sebagian dari uang itu dipergunakan untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Tomohon.
"Nggak ingat berapa (jumlahnya). Ada sekitar Rp 50 juta," ujar Evo mengungkap besaran dana kas daerah yang dipakai untuk biaya pengamanan kunjungan Presiden itu.
Presiden SBY tercatat dua kali kunjungi Tomohon. Kunjungan pertama, 20 Januari 2006, Yudhoyono datang meresmikan Kompleks Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) Lokon St. Nikolaus yang berlokasi di Kelurahan Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara.
Setahun kemudian, 13 Januari 2007, Yudhoyono kembali datang kembali ke Kota Tomohon. Pada kunjungan kedua, SBY meresmikan Pabrik Gula Aren pertama di dunia, yang terletak di Desa Tondangow, Kecamatan Tomohon Selatan.
Uang Korupsi Dipakai Amankan Presiden
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Ade Mayasanto
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan