TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Gempa dan tsunami yang melanda Jepang harus
diantisipasi dampaknya oleh pemerintah Indonesia. Dari sisi perdagangan
misalnya, ekspor-impor Indonesia dengan Jepang bisa terganggu, padahal
Jepang adalah salah satu mitra dagang terpenting Indonesia.
Salah
satunya ekspor migas ke Jepang yang mencapai 33,11 persen dari total
ekspor migas Indonesia. Sementara ekspor non migas mencapai 12,71 persen
dari total ekspor non migas Indonesia.
"Dilihat dari data
tersebut ada kemungkinan bahwa kinerja ekspor kita akan terganggu karena
berkurangnya permintaan Jepang akan energi dan barang-barang ekspor
lainnya. Padahal nilai ekspor ke Jepang itu nomor satu melampaui ekspor
kita ke Amerika Serikat dan China," ujar Anggota Komisi VI DPR RI Ecky
Awal Mucharam dalam pers rilis yang diterima Tribunnews.com,
Rabu (16/3/2011).
Politisi muda dari PKS ini juga menekankan
adanya dampak tidak langsung terhadap Indonesia, misalnya China yang
ikut kehilangan pasar ekspornya di Jepang, akan mencari pasar baru.
"Saat
krisis tahun 2008 melanda Amerika Serikat kondisinya juga sama, kita
kebanjiran barang ilegal China karena pasar mereka di Amerika tengah
lesu.Pemerintah perlu mengantisipasi hal ini," ingat Ecky.
Menurut
Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat ini melanjutkan,
walaupun impor migas tidak signifikan karena hanya 0,2 persen dari total
impor migas Indonesia, namun impor non migas dari Jepang mencapai 15,62
persen dari total impor Indonesia.
"Sekitar 93 persen impor kita
itu untuk bahan baku penolong dan barang modal, hanya 7 persen yang
untuk barang konsumsi. Jadi jika impor terganggu, kinerja industri kita
akan ikut terpengaruh," jelas Ecky.
Apa yang terjadi di Jepang
lanjut Ecky saat ini harus menjadi pelajaran sekaligus motivasi bagi
pemerintah untuk terus melakukan diversifikasi pasar ekspor dan impor
untuk mengurangi ketergantungan ekonomi Indonesia.
Gempa dan Tsunami Landa Jepang
Lambat Antisipasi Dampak Tsunami Jepang
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan