News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

Abu Bakar Baasyir Sangkal Terlibat Bom Buku

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir, memberikan keterangan kepada wartawan dari dalam ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, setelah melakukan walk out dalam persidangan Senin (14/3/2011). Baasyir melakukan walk out karena menganggap persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi dengan cara tele conference tersebut penuh rekayasa.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Terdakwa tindak pidana terorisme, Abu Bakar Baasyir menyangah tudingan sejumlah pihak yang mengaitkan dirinya sebagai otak pelaku bom buku. Tudingan tersebut dianggap sebagai rekayasa bekala.

"Itu menunjukan persoalan saya direkayasa, itu orang gila zalim," kata Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (17/3/2011).

Baasyir menyebut, tudingan berada di balik bom buku serupa dengan tuduhan yang dilayangkah jaksa penuntut umum di peristiwa bom Marriot beberapa waktu lalu.

"Saya tidak pernah melakukan itu, seperti halnya bom Marriot yang akhirnya jaksa menarik tuduhannya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga paket bom dalam buku dikirim di ketiga alamat berbeda di Jakarta, Selasa (15/3/2011) kemarin. Paket pertama dialamatkan ke Komunitas Utan Kayu dengan tujuan pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdhalla. Kedua kepada Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Gories Mere. Dan ketiga, kepada Ketua Pemuda Pancasila Yapto S Soeryosumarno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini