News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

Baasyir: Pelaku Paket Bom Buku Pengecut

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir, memberikan keterangan kepada wartawan dari dalam ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, setelah melakukan walk out dalam persidangan Senin (14/3/2011). Baasyir melakukan walk out karena menganggap persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi dengan cara tele conference tersebut penuh rekayasa.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Abu Bakar Baasyir menilai paket bom buku yang dialamatkan ke kediaman musisi Ahmad Dhani sebagai tindakan pengecut. Pasalnya pelaku tidak menunjukkan jati dirinya.

"Saya ga percaya kalau ini dilakukan oleh umat Islam, kalau jihad harus gentleman, harus hadap-hadapan," kata Abu Bakar Baasyir di ruang tahanan sementara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (17/3/2011).

Baasyir mengaku tidak mengenal Ahmad Dhani sebagai pentolan grup band Dewa 19. Namun dirinya menuding bila paket tersebut dilakukan oleh Densus 88.

"Ahmad Dani itu siapa? Apalagi kalau itu musisi, saya gak kenal. Itu semakin terlihat kalau rekayasa. Itu analisis saya lho ya," ujarnya.

Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) menganggap teror bom itu digunakan Densus untuk mendapatkan dana dari Amerika Serikat.

"Ya soal bom itu, itu rekayasa saya menuding itu dilakukan oleh densus tujuannya untuk mendapatkan uang teroris ini dipelihara oleh densus karena selama teroris masih ada densus dapat uang dari Amerika Serikat," tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini