News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom Buku

Bahtiar Effendy: Kami Minta Pemerintah Beri Rasa Nyaman

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Gegana Brimob memeriksa paket yang dicurigai berisi rangkaian bom di halaman komplek Kantor Berita 68H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Kamis (17/3/2011). Setelah diperiksa paket langsung dibawa oleh Gegana markas Brimob.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guru Besar Ilmu Politik Bahtiar Effendy meminta pemerintah memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Hal ini terkait teror paket bom saat ini sedang meresahkan masyarakat.

"Tidak ada cara lain meminta pemerintah memberikan rasa nyaman," kata Bahtiar Effendy usai diskusi Islam Radikal dan Khilafah Baru di Habibie Center, Jakarta, Jumat (18/3/2011)

Bahtiar mengungkapkan bahwa dalam kejadian tersebut hanya ada korban yang dirugikan akibat teror paket buku berisi bom itu. Bahtiar sempat mendengar bahwa korban yang dikirimi buku berisi bom seperti Ulil, Gories Mere, Ahmad Dhani dan Japto Soeryosumarno telah dideteksi sebelumnya.

"Orang yang sudah dideteksi kenapa tidak dilindungi," imbuhnya.

Ketika ditanyakan apakah hal tersebut terjadi akibat adanya pembiaran dari pemerintah, Bahtiar kurang menyetujui pendapat itu. Menurutnya, pemerintah masih belum bersungguh-sungguh menuntaskan persoalan teror.

"Ini yang penting untuk ditingkatkan," katanya.

Dirinya juga membantah bahwa peristiwa paket bom buku bertujuan untuk pengalihan isu-isu di masyarakat. Bahtiar mengatakan isu yang berkembang di masyarakat berubah dengan cepat mulai kasus Gayus Tambunan, Reshuffle, Ahmadiyah serta lainnya.

Bahtiar juga meminta masyarakat untuk mendukung kinerja kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut sesuai fakta yang ditemukan di lapangan.

"Kita jangan cari kemana-mana, kita mau cari faktanya, kita dukung polisi dan seperti apa penjelasan polisi," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini