TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tikus kini tak mengenal tempat. Jika selama ini tikus sering
ditemukan di tempat-tempat sampah dan mencuri makanan yang bukan
miliknya, kini tikus justru ditemukan di kompleks Istana Kepresidenan
Jakarta. Ini tikus sungguhan bukan tikus yang kerap diidentikkan dalam
dunia "politik dan hukum".
Di tempat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehari-harinya bekerja
dan menggelar acara resmi kenegaraan ini ternyata ada juga tikusnya.
Tikus itu ditemukan seorang wartawan di dalam dispenser yang digunakan para wartawan di press room, Senin (21/03/2011).
Ruang wartawan yang letaknya sekitar 6 meter dari dinding Istana Negara
itu pun heboh. Bayangkan, tikus itu nongol di dalam dispenser.Tikus bernasib naas itu pun ternyata sudah mati.
Tak lama kemudian ketika informasi itu menyebar, seorang petugas Istana
Kepresidenan mengganti dispenser yang digunakan para wartawan.
Darimana tikus itu berasal masih tanda tanya. Pasalnya kompleks Istana
Kepresidenan sebenarnya tergolong bersih, sangat jarang ditemukan sampah
berserakan.
Namun jika melihat dari tahun-tahun sebelumnya keberadaan tikus di
Istana bukan kali ini saja. Dalam buku Pak Beye dan Politiknya, Wisnu
Nugraha, pernah menulis bahwa pada 10 Maret 2009 lalu dalam rapat
kabinet terbatas Presiden dengan sejumlah menteri juga diduga ada tikus
yang mengganggu jalannya rapat.
Ini karena kabel pelantang untuk pengeras suara yang digunakan Presiden ternyata digigit para tikus-tikus itu.
Ada Tikus di Istana Negara
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan