TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melalui polemik panjang DPR
menyepakati bahwa pembangunan gedung baru perlu dibahas ulang kembali.
Keputusan tersebut diambil setelah Badan Musyawawah DPR melakukan rapat
hari ini.
"Saya sebagai Ketua yang memimpin akan segera
menindaklanjuti dilakukan rapat konsultasi sebelum 9 April atau masuk
masa reses nanti," ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan saat ditemui
di gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/3/2011).
Menurut Taufik,
persoalan gedung baru DPR jangan sampai memperburuk citra parlemen. Agar
nantinya juga masalah anggaran gedung DPR tidak dialokasikan.
"Sehingga
kita setujui diharapkan diminta segera diadakan rapat konsultasi
pimpinan DPR, pimpinan fraksi, dan pimpinan BURT seputar polemik gedung
DPR. Sebelum reses harus sudah ada rapat konsultasi," jelasnya.
Dalam
rapat Bamus tersebut banyak terjadi hujan interupsi terutama
menyinggung masalah anggaran gedung. Mereka yang melakukan adalah
Gerindra, PAN, PPP, Partai Demokrat, PDI Perjuangan dan Golkar.
"Rapat
bamus tadi membahas anggaran BURT 2011. Ada interupsi anggaran gedung
dari fraksi Gerindra, PAN, PPP, PD, PDIP, Golkar yang teman-teman
mengharapkan ada forum penyelesaian," tandasnya.
Pembangunan Gedung Baru DPR Dibahas Ulang
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan