TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keputusan
Bamus DPR yang menyepakati diagendakannya rapat konsultasi pimpinan
dengan Fraksi terkait dengan pembangunan gedung baru DPR merupakan
langkah tepat guna mengakhiri polemik
pembangunan gedung baru DPR.
Hal itu disampaikan oleh Direktur
Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti kepada tribunnews.com,
Jumat (1/4/2011). Dalam rapat konsultasi yang akan dilakukan sebelum
reses, pihaknya berharap DPR mengambil kesimpulan tegas dan terang agar
rencana pembangunan gedung DPR dibatalkan.
"Keputusan tegas dan
terang itu dibutuhkan agar kelak tak ada kesimpangsiuran kesimpulan yang
mengakibatkan adanya perasaan terdzalimi, padahal yang terjadi adalah
adanya lompatan kegiatan dengan mengabaikan kronologi pentahapan
program," kata Ray.
Menurutnya, DPR, khususnya pimpinan dan Badan
Urusan Rumah Tangga (BURT), tidak perlu merasa ragu-ragu untuk
menganulir atau membatalkan keputusan DPR yang ditolak secara luas oleh
masyarakat.
Terlebih keputusan yang akan dianulir itu tak
terkait dengan kepentingan rakyat Indonesia, tapi hanya untuk
kepentingan bermewah diri anggota DPR.
"Ini juga semacam ujian
kecil bagi anggota DPR sejauh mana mereka mampu menangkap aspirasi dan
tuntutan masyarakat yang kemudian dituangkan dalam kebijakan. Khususnya
kepada pimpinan DPR hendaknya menahan diri untuk tidak memposisikan diri
seperti penguasa DPR. Pimpinan DPR tak perlu ngotot untuk melaksanakan
kebijakan yang jelas-jelas ditentang sebagian Fraksi dan masyarakat
luas," tandasnya.
Ray: Bamus DPR Ambil Langkah Tepat
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan