Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto dan Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lima anggota DPR menyatakan kecewa berat dan akan berhenti sebagai nasabah kartu kredit Citibank menyusul kasus pengelapan dana nasabah Inong Malinda Dee dan terbunuhnya Sekjen Partai Pemersatu Bangsa, Irzen Octa.
Pernyataan tegas ini justru disampaikan para anggota DPR di hadapan Komisaris Citibank dalam rapat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/4/2011) malam.
"Saya, Sadar Subagyo beserta keluarganya, Meutya Hafid, ketiga Laurents Bahandama berhenti jadi nasabah kartu kredit Citibank, dan saya terakhir Citibank master Card sejak tahun 1992, kami kecewa atas perilaku Citibank, kami kembalikan resmi dan berhenti jadi nasabah karena terlalu mengecewakan, tak percaya sedikitpun dengan Bank Ini," ujar Anggota Komisi XI DPR Arif Budimanta saat rapat dengar pendapat dengan Gubernur BI, Mabes Polri dan Citibank, Selasa (5/4/2011).
Hal serupa juga dikatakan oleh Anggota Komisi XI DPR, Maruarar Sirait, bahkan ia tidak percaya dengan Citibank sejak pertama kali mengenalnya.
"Buat saya juga sebagai nasabah Citibank, saya dari awal tak percaya dengan Citibank," jelasnya.
Namun, upaya tersebut ditengahi oleh Wakil ketua Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi, ia meminta para anggota bersabar dan mendengarkan terlebih dahulu keterangan Citibank.
"Kita dengarkan dulu keterangan dari Citibank," ujar Achsanul.
Akan tetapi, Anggota Komisi XI DPR, Meutya Hafid kemudian menyanggah dan meminta pihaknya tetap memberikan izin untuk melakukan aksi pengembaliam kartu kredit Citibank.
"Apabila nanti mereka sudah memberikan keterangan dan hasilnya kurang memuaskan berikan izin kami untuk tetap mengembalikan kartu kredit Citibank," sergahnya.
Kecewa, DPR Kembalikan Kartu Kredit Citibank
Editor: Ade Mayasanto
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan