TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap
Partai Demokrat, akhirnya luluh juga. Melalui Ketua Fraksi Partai
Demokrat, Jafar Hafsah dikatakan, bila memang dikehendaki, maka
partainya setuju menolak rencana pembangunan gedung baru DPR.
Meski
setuju menolak, Jafar tetap mengungkapkan, perlunya gedung baru bagi
para wakil rakyat.
"Untuk bekerjanya (wakil rakyat), gedung
DPR memang dibutuhkan infrastruktur berupa kantor. Yang sekarang sudah
ada, tapi masih belum representatif terutama untuk empat sampai lima
tahun ke depan," kata Jafar dalam diskusi di DPR, Kamis (07/04/2011).
"Sekarang,
setelah proses berjalan, melalui media bila masyarakat bilang
lanjutkan, ya dilanjutkan. Kalau memang harus dihentikan, kami sepakat
dihentikan. Fraksi kami mengikuti bagaimana yang terbaik. Kalau rakyat
bilan hentikan, ya dhentikan," Jafar menandaskan.
Meski begitu,
untuk menghentikan rencana pembangunan gedung baru DPR, tak bisa
langsung begitu saja. Hal ini, lanjutnya, harus tetap ada mekanismenya.
"Kalau
ada yang bilang balik badan, itu karena mendengarkan masyarakat. Dan di
dalam partai-partai koalisi, ini memang tak dibicarakan," ujarnya.
Demokrat Akhirnya Setuju Gedung Baru DPR Dibatalkan
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan