TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Direktur PT Sarwahita Global
Management (SGM) Andre Peresthu menyesalkan munculnya pemberitaan yang
menyebutkan SGM sebagai tempat pencucian uang yang dilakukan Melinda
Dee.
Andrea menjamin bahwa dalam periode kepemimpinannya tidak ada dana
Melinda yang masuk di SGM. "Untuk aliran dana pada manajemen lama saya
tidak tahu. Tetapi saya berani jamin sejak saya menjabat di sini tidak
ada dana seperti itu (money loundry)," tegas Andreas di Restaurant Sari
Kuring, Jakarta, Kamis (6/4/2011).
Menurut Andrea SGM merupakan Perseroan yang senantiasa menjaga reputasi,
melaksanakan tata kelola usaha, dan patuh pada aturan hukum yang
berlaku.
"Manajemen SGM telah membuktikan bahwa unsur pengurus perusahaan tidak
boleh memiliki masalah hukum dan konflik kepentingan yang dapat
mempengaruhi langkah usaha SGM," tegas Presiden Direktur SGM yang baru
menjabat sejak Oktober 2010 lalu tersebut.
Melinda sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemegang saham
dan komisaris di SGM per 1 Februari 2011. "Dalam pernyataan tertulis MD
dengan tanda tangan diatas materai, beliau juga menyatakan membebaskan
semua jajaran direksi dan komisaris dari segala kewajiban hukum jika
persoalan akan terus berlanjut ke ranah hukum," ujarnya.
Lanjutnya, kini saham yang dimiliki Melinda telah diambil alih pemodal lainnya terhitung 1 Febuari 2011.
Meskipun demikian, SGM tetap mendudukan masalah yang menimpa Melinda sesuai dengan fakta dan aturan hukum yang berlaku.
"Siapa pun dia tanpa terkecuali jika sedang memiliki masalah yang
berpotensi merusak reputasi SGM yang telah berjalan dengan baik akan
diminta mengundurkan diri. Tetapi jika terbukti tidak bersalah di mata
hukum, maka satu hari harus dipulihkan hak-hak beliau di SGM," paparnya.
Sarwahita Group Bantah Tempat Pencucian Uang Melinda
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan