TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direksi PT Sarwahita Global Management (SGM)
mengetahui Melinda Dee bermasalah di Citibank sejak Januari 2011 lalu.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur PT Sarwahita Global
Management (SGM) Andrea Peresthu saat ditemui di Restauran Sari Kuring,
Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2011).
Menurutnya, pertama kali pihaknya mengetahui Melinda bermasalah dari
seorang komisaris perusahaan tersebut yang menjadi nasabah di Citibank.
"Pertengahan Januari lalu, seorang komisaris kita yang menjadi nasabah
di Citibank mendengar desas-desus Melinda bermasalah," kata Andrea.
Sesuai komitmen manajemen SGM yang baru, pengurus perusahaan tidak boleh
memiliki masalah hukum dan konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi
langkah usaha SGM.
"Siapa pun dia tanpa terkecuali jika sedang memiliki masalah yang
berpotensi merusak reputasi SGM yang telah berjalan dengan baik akan
diminta mengundurkan diri. Tetapi jika terbukti tidak bersalah di mata
hukum, maka satu hari harus dipulihkan hak-hak beliau di SGM," paparnya.
Kini, Melinda sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemegang
saham dan komisaris di SGM per 1 Februari 2011. "Dalam pernyataan
tertulis MD dengan tanda tangan diatas materai, beliau juga menyatakan
membebaskan semua jajaran direksi dan komisaris dari segala kewajiban
hukum jika persoalan akan terus berlanjut ke ranah hukum," ujarnya.
Lanjutnya, kini saham yang dimiliki Melinda telah diambil alih pemodal lainnya terhitung 1 Febuari 2011.
Sarwahita Group: Melinda Dee Bermasalah Sejak Januari 2011
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan