TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak
perlu menunggu pembangunan gedung DPR selesai untuk membuktikan bahwa
tidak ada hubungan yang jelas dan ketat antara pembangunan gedung DPR
dengan perbaikan mentalitas etis dan kinerja anggota DPR.
"Hari
ini kita kembali dipertontonkan bahwa gedung yang menurut anggota DPR
itu sederhana bahkan prakteknya hanya menumbuhkan anggota DPR yang lebih
banyak bergurau dan bertindak tak patut," kata Direktur Eksekutif
Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti kepada tribun, Jumat
(08/04/2011),
"Tindakan anggota DPR yang menonton film porno
saat sidang paripurna memberi contoh dan fakta lain bahwa makin banyak
fasilitas yang diberikan kepada anggota DPR makin manja perilaku mereka.
Oleh karena itu upaya penundaan pembangunan gedung tetap relevan," Ray
menandaskan.
Gedung baru yang angkuh itu, lanjut Ray, pada
akhirnya tak akan berfungsi optimal tanpa terlebih dahulu memperbaiki
mentalitas etis dan kinerja anggota dewan. Sejatinya, katanya lagi, DPR
lebih fokus merubah mentalitas anggota DPRnya baru berpikir membanguna
gedungnya.
"Rubah mental anggota DPR dulu. Jangan ngotot bikin gedung DPR yang baru," Ray menandaskan.
Benahi Mental Anggota DPR Sebelum Bangun Gedung Baru
Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan