News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gedung Baru DPR

SBY Digelari Bapak Pembangunan Gedung Baru DPR

Penulis: Y Gustaman
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berbicara kepada wartawan usai memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Boediono dan beberapa menteri, terkait rencana pembangunan gedung sejumlah instansi pemerintah, di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2011). Presiden menginstruksikan agar menunda rencana pembangunan gedung yang tidak terlalu mendesak juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah di daerah serta pusat untuk berhemat dan efisien dalam penggunaan anggaran.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mendapat gelar baru menjadi Bapak Pembangunan Gedung Baru DPR. Gelar itu disampaikan Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Rencananya, penghargaan ini akan diserahkan Federasi pada 1 Mei di depan Istana Negara, bertepatan dengan hari buruh internasional.

Dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (9/4/2011), Ketua Presidium Nasional Arief Poyuono mengatakan, SBY telah berpura-pura dengan menyatakan agar pembangunan gedung baru DPR ditunda dulu, untuk dilakukan revisi penyesuaian.

Menurut Arief, apa yang disampaikan SBY bertolak belakang dengan apa yang dilakukan anak buahnya di Partai Demokrat, khususnya mereka yang duduk di DPR. Meskipun dalam rapat paripurna kemarin, DPR belum menghasilkan keputusan apakah meneruskan pembangunan atau menolaknya.

"Sindirin SBY terhadap pembangunan gedung baru DPR hanyalah untuk berpura pura saja. Sebab nyata-nyata anak buahnya di DPR malah meyetujui pembangunan gedung DPR agar bosnya bisa dapat gelar Bapak Pembangunan Gedung DPR," ujar Arief.

Menurut Arief, pembangunan gedung baru DPR akan membuat pemborosan energi, biaya operasional perawatan, yang akhirnya menyedot APBN. Ia juga menilai, rencana pembangunan 10 gedung instansi pemerintah sudah tidak pro rakyat. Kendati pembangunan itu bersifat multiyears.

"Sebagai pengugat untuk dibatalkannya pembagunan gedung DPR baru di Pengadilan Jakarta Pusat, pada tanggal 1 Mei bertepatan dengan hari buruh di depan istana bersama puluhan ribu massa buruh, akan memberikan Award bagi SBY berupa Award Bapak Pembangunan Gedung DPR,"tegasnya.


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini