Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa jaringan pelaku bom kerap ditemui berhubungan dengan kelompok-kelompok garis keras yang mengatasnamakan Islam. Mereka juga dinilai sulit untuk dibekukan keberadaannya.
"Sulit untuk membekukan lembaga-lembaga garis keras karena mereka tidak pernah melembaga. Lembaga seperti NII, dan lain-lain tidak pernah ada badan hukumnya. Mereka adalah kelompok pemikiran (fikrah), belum menjadi organisasi (jam'iyyah)," ujar Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan, M Romahurmuziy saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu(16/4/2011).
Menurut Romy, upaya kongkrit yang dapat dilakukan untuk hal tersebut adalah penyebaran, diseminasi dan pembudayaan paham Islam moderat dan membedah makna jihad dalam Islam.
Selain itu, lanjut Romi yang bisa dilakukan adalah sosialisasi dengan bantuan ustad atai kyai yang berasal dari pondok-pondok Pesantren moderat.
"Sosialisasi dengan bantuan ustad atau kyai pondok-pondok moderat salah satu caranya," katanya.
Kenapa Sulit Berantas Pelaku Bom?
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan