TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak penggerebekan kamar kontrakan penjaja mainan, Darto dan sang adik, Mugi di Rt 01 Rw 01, Pondok Kopi, Jakarta Timur, oleh Densus 88, sejumlah tetangga beranjak resah. Pasalnya, kini sejumlah orang silih berganti menyambangi kamar tersebut.
Risnawati (35), yang tinggal tepat di depan kediaman Darto dan Mugi mengaku sejak penggerebekan kemarin pagi, banyak orang yang datang ke kediamannya, untuk bertanya sejumlah hal terkait Darto dan Mugi.
"Ada polisi, ada tentara, ada orang kelurahan, ada wartawan, semuanya nanya-nanya, belum lagi katanya masih ada bom (bahan peledak) yang ketinggalan" katanya.
Atas hal tersebut, ia berharap polisi segera menuntaskan pemeriksaan terhadap kediaman penajaj mainan anak itu, agar semua tanda tanya dapat terjawab, dan tak banyak lagi orang yang menyambangi kediamannya.
"Kata pak RT sih kita disuruh sabar aja, katanya cepet selesai pemeriksaannya, kita sendiri sih belum dapet kabar apa-apa"
Muryati, yang tinggal di sebelah kediaman Lisna juga menuturkan hal yang sama. Sebelum kamar tersebut dibuka Polisi, dan ditinggali penghuni bari, ia mengaku belum bisa tenang.
"Bisa saja ada temannya (teroris) yang datang ke sini, soalnya katanya ada barang-barang untuk bom yang ketinggalan, kalau datang saya bisa apa. Mudah-mudahan cepat selesai lah," ujarnya.
Kalau Ada Teman Teroris Datang Ambil Barang, Gimana?
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan