TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Sekretariat Jenderal DPR RI akan
menjadikan pengungkapan kasus suap Sesmenpora Wafid Muharam terkait
pembangunan wisma atlet di Jaka Baring, Sumatera Selatan sebagai masukan
penting dalam proyek pembangunan gedung DPR baru.
Hal tersebut
menyusul disebut-sebutnya nama PT. Duta Graha Indah dalam perkara
tersebut. Perusahaan kontraktor itu adalah salah satu dari pemenang
tender pra kualifikasi pembangunan gedung baru DPR.
"Itu jadi
masukan buat kita," ujar Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi
DPR, Sumirat kepada Tribunnews.com, Sabtu (23/4/2011).
Sumirat sendiri mengaku belum mengetahui apabila nama PT. Duta Graha Indah menjadi
salah satu perusahaan yang terkait dengan kasus suap Sesmenpora tersebut.
"O itu yang di Jaka Baring ya, baru tahu, kalau begitu itu jadi masukan buat kita," jelasnya.
Lebih
jauh Sumirat menjelaskan bahwa PT. Duta Graha Indah sendiri saat ikut
serta dalam proses lelang tidak melampirkan daftar hitam perusahaannya.
Semestinya, mereka memberikan keterangan tersebut.
"Seharusnya yang bersangkutan memberikan daftar hitamnya ke kita," tandasnya.
KPK
sebelumnya menangkap Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam terkait
pembangunan sarana SEA Games Palembang. KPK juga menangkap MUI seorang
pengusaha dan R yang juga broker dalam dugaan suap menyuap ini.
Kasus Suap Sesmenpora Jadi Masukan Penting
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan