News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sidang Baasyir

Jaksa Tetap Yakin Baasyir Terlibat Pelatihan Militer

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa kasus dugaan terorisme, Abu Bakar Baasyir, menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/4/2011). Selanjutnya Abu Bakar Baasyir akan menjalani sidang tuntutan pada 9 Mei mendatang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walau Abu Bakar Baasyir membantah keterlibatannya dalam Pelatihan Militer Aceh, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap menyakini Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu terlibat. Hal itu ditunjukan dengan adanya pertemuan antara Baasyir dengan Ubaid.

"Memang dia (Ubaid) yang bertugas untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh terdakwa ini," kata JPU Andi Taufik usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (25/4/2011).

Andi melihat pihaknya mendapat petunjuk Baasyir membenarkan Pelatihan Militer Aceh. Surat yang ditunjukkan Baasyir kepada empat instansi yakni Kapolri, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung dan Presiden RI. Dalam surat itu, Baasyir meminta dibebaskan dan Pelatihan Militer Aceh tidak bisa dikatakan sebagai teror tetapo lebih kepada menjalankan syariat Islam.

"Dalam eksepsi dia (Baasyir) menyatakan bahwa latihan militer itu dia benarkan. Waktu ada saksi pertama dan kedua, surat yang disampaikan kepada empat instansi berisi dia membenarkan latihan militer itu. Jadi terdakwa sudah tidak konsisten dalam memberikan keterangan. Ini berarti petunjuk bagi kami," kata Andi.

Andi menyatakan pihaknya sudah memiliki bukti kuat untuk menjerat Baasyir sesuai dakwaan. "Jadi walaupun terdakwa itu sebagian menyangkal, ada yurisprudensi yang menyatakan bahwa penyangkalan itu menjadikan bukti kesalahan terdakwa," imbuhnya.

Baasyir sebelumnya membantah mendanai Pelatihan Militer Aceh. Menurutnya dana JAT digunakan untuk kepentingan jamaah dan kegiatan sosial. Selain itu, dirinya juga tidak menyetujui adanya pelatihan militer dengan senjata karena belum mampu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini