TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR
- Pengamanan di pulau Bali pascakematian pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden ditingkatkan.
"Pengikut Osama tidak akan tinggal diam. Mereka tentu bergerak dan
Indonesia akan menjadi sasaran empuk, terutama Bali karena ada hubungan
erat antara Osama bin Laden dan bom Bali, "kata Gubernur Bali Made
Mangku Pastika kepada wartawan, dikutip dari AFP, Senin (2/5/2011).
Bagi wisatawan di Bali, imbuhnya, pihaknya bertanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan mereka.
"Kami pasti akan memberikan keamanan bagi wisatawan asing, tidak hanya Amerika tapi semua orang, "katanya.
Juru bicara kepolisian Indonesia Boy Rafli Amar menjelaskan polisi telah
diinstruksikan untuk meningkatkan keamanan nasional untuk menghindari
kemungkinan terjadinya aksi balas dendam.
"Terutama setelah kematian Osama ... Kapolri telah mengeluarkan
instruksi kepada pasukan keamanan untuk bekerja sama untuk mencegah aksi
teror," katanya.
Sebagaimana diketahui, serangan teror bom Bali tahun 2000 menewaskan lebih dari 200 orang, yang kebanyakan turis.
Tiga tahun setelah serangan Bali I, tiga pembom bunuh diri meledakkan
bahan peledak di restoran wisata di pulau itu, menewaskan 20 orang.
Denpasar Tingkatkan Keamanan
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan