TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan kembali menegaskan penolakannya terkait rencana
pembangunan gedung baru DPR. Bahkan, PDI-P akan menindak secara tegas,
siapapun yang memberikan dukungan terkait rencana ini.
"Kami sudah keliling ke seluruh Indonesia. Hasilnya, tak satupun rakyat
yang mendukung rencana gedung DPR dibangun. Dan dalam hal ini, kami
tidak abu-abu, sikap kami tegas menolak karena berkoalisi dengan rakyat
yang tentunya menuarakan suara rakyat," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait di DPR, Rabu (11/05/2011).
"Saya tegaskan lagi, belum ada satup rakyat yang setuju. Kami merhormati
kalau di DPR ada yang mendukung bangun gedung DPR dengan dalih untuk
meningkatkan kinerja. Akan tetapi, tapi hargai juga aspirasi rakyat
yang menolak. Dengan ditundanya pembangunan gedung DPR, maka rakyat makin percaya
dengan lembaga DPR," kata politisi yang kerap disapa Ara ini
menambahkan.
Ara menilai, menunda pembangunan gedung baru DPR, bisa dilakukan. Dulu,
saat DPR punya program bagi-bagi lapotop, bisa digagalkan karena
tuntutan rakyat.
"Kami tak kompromi pembangunan gedung DPR sudah turun atau tidak.
Yang jelas, rakyat menolak, jadi aspirasi rakyat harus diikuti, bukan
malah menentangnya," Ara menandaskan. (tribunnews/yat)
Baca tanpa iklan