News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teror Bom

Polri Janji Beri Santunan untuk Nur Iman

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Petugas Densus 88 membawa sejumlah barang bukti dalam penggrebegan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kepolisian akan memberikan santunan kepada keluarga Nur Iman, seorang pedagang angkringan yang menjadi korban tewas dalam operasi Densus Antiteror 88 Polri di Sukoharjo pada Sabtu (14/5/2011) dini hari tadi.

"Insya Allah, santunan itu ada. Kan itu menjadi korban dalam kegiatan tersebut," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam, dalam jumpa pers di kantornya, Sabtu (14/5/2011).

Atas nama kepolisian, Anton menyampaikan duka cita dan bela sungkawa atas tewasnya Nur Iman.

Nur Iman tewas tertembak saat kepolisian hendak membekuk Sigit dan Hendro di Jalan Pelajar Pejuang, Cemani, Sukoharjo, pukul 01.15 WIB. Mengendarai sepeda motor, Sigit dan Hendro yang dibuntuti sejak keluar dari rumah di Cemani, tiba-tiba berbalik arah ke tim pengintai, dan tim tindak Detasemen Khusus 88.

Saat hendak dihentikan, Sigit yang berada di boncengan motor menembaki anggota Densus. Tembakan Sigit inilah yang diduga polisi menewaskan Nur Iman, pedagang angkringan, yang berada tak jauh dari posisi mereka.

Saat ini, sejumlah barang bukti disita dari tersangka, yakni dua pucuk senjata api jenis FN, satu pucuk senjata api Baretta, satu granat manggis yang masih aktif, serta sekitar seratus butir peluru untuk FN.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini