TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengaku pihaknya belum bisa memastikan apakah pengirim paket bom yang melukai pemilik SM Swalayan Lubuklinggau, Hindra Sumardjono adalah jaringan teroris atau bukan.
"Belum, karena kami belum tahu siapa yang mengirim dan sebagainya. Tapi yang mengantarnya sudah tinggal kami dalami lagi," katanya di Lapangan Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (19/6/2011).
Tak hanya itu, Anton juga mengatakan polisi masih belum mengetahui motif pengiriman bom tersebut. "Nanti kalau sudah tertangkap orangnya (penyuruh pengiriman bom) baru tahu, apa maksudnya(pengiriman bom) itu," ujarnya. (*)
Baca tanpa iklan