News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

TKW Dipancung di Arab Saudi

Jumhur Minta Kasus Ruyati Jangan Dikaitkan Pada SBY

Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Ruyati semasa hidup.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat meminta tidak mengaitkan kasus hukum pancung terhadap TKW di Arab Saudi, Ruyati binti Satubi dengan Presiden SBY.

"Jangan kaitkan SBY dengan kasus Ruyati," ujarnya dalam diskusi "Perlindungan TKI Satu Keharusan, 'Ruyati' Kasus Terakhir di DPP Partai Demokrat jalan Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2011).

Menurutnya, kasus Ruyati yang dihukum pancung karena membunuh majikannya tidak ada kaitannya dengan perburuhan.

Ia menambahkan, jika ada seorang buruh di Indonesia tidak digaji dan di PHK secara sepihak, maka laporannya bisa dilayangkan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara, kalau tenaga kerja membunuh majikannya, maka laporannya ke aparat Kepolisian.

"Nah, makanya kita juga jangan terjebak, seolah kasus pembunuhan yang dialami oleh TKI atau TKW menjadi tanggung jawab Kementerian bahkan BNP2TKI," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini