TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Hanura Dewie Yasin Limpo dikabarkan sempat menawarkan uang Rp 3 miliar kepada anggota Komisi Pemilihan Umum I Gusti Putu Artha. Kedatangan Dewi ke KPU meminta bantuan dalam rangka mendapatkan kursi di Senayan.
"Ini uang logistik untuk menggarap persoalannya. Bahkan dia menawarkan ke anggota KPU lainnya. Pak Putu bilang, bisa saja Bu Andi Nurpati," kata anggota Panja Mafia Pemilu Abdul Malik Haramain kepada Tribunnews.com, di ruangannya di DPR, Senin (4/7/2011).
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, informasi soal Dewi didapatnya dari cerita Putu. Kata Malik, saat itu Putu menolak membantu Dewi karena sudah salah jalur. Dan Putu siap dikonfrontir soal dugaan uang yang disebar Dewi ke sekian anggota KPU.
Malik sendiri mengaku tidak tahu apakah apa yang dilakukan Dewi, dilakukan juga ke anggota lainnya. "Yang pasti ada permainan uang. Masa sih enggak ada," imbuhnya. Ia mengaku heran kenapa Andi begitu agresif dalam surat ini.
Baca tanpa iklan