News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Negara Islam Indonesia

Imam Supriyanto akan Gotong Panji Gumilang ke Mabes Polri

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2011). Panji datang ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan mengenai pemalsuan surat keputusan pemecatan Imam Supriyanto dari pengurus Yayasan Pesantren Indonesia. (tribunnews/herudin)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai pelapor, Imam Supriyanto, mendesak Mabes Polri segera memeriksa Panji Gumilang, tersangka kasus pemalsuan akta otentik Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) Al Zaytun, yang tiga kali tidak menghadiri pemanggilan pemeriksaan dengan alasan sakit.

Sebagai orang yang pernah bergabung di NII selama 20 tahun pendiri yayasan Al Zaytun bersama Panji Gumilang, Imam mengungkapkan bahwa Panji Gumilang tidak lah punya catatan sakit gejala jantung atau pun stroke, sebagaimana klaim pihak Panji Gumilang.

Karena itu, Imam tak yakin jika Panji Gumilang benar-benar sakit, sehingga tidak diperiksa penyidik. "Dia enggak punya penyakit. Sepanjang yang saya kenal tidak ada," ujar Imam kepada Tribunnews.com, Kamis (14/7/2011) malam.

Sejauh ini, Imam merasa yakin penyidik Bareskrim Polri bisa memeriksa Panji Gumilang sebagai tersangka.

Menurutnya, Polri akan mengerahkan tim dokter untuk mengecek kebenaran sakitnya Panji Gumilang di markasnya Al Zaytun Indramayu, dan selanjutnya penyidik akan membawanya ke Mabes Polri Jakarta, untuk diperiksa.

Jika Polri tidak melakukan itu, Imam menyatakan akan membawa paksa Panji Gumilang ke hadapan penyidik di Mabes Polri, Jakarta.

"Kalau Polri tidak bisa membawanya, kami yang akan menggotongnya. Itu demi membantu masyarakat. Kan itu yang masyarakat tunggu," ujarnya.

Imam kembali mengingatkan bahwa kasus pemalsuan dokumen yang dilaporkannya tidak lepas, karena keinginannya untuk membantu masyarakat yang resah akan keberadaan gerakan makar NII, yang terus bergerak merekrut anggota baru secara senyap. Sebagai mantan petinggi NII, Imam menyatakan Panji Gumilang sebagai pimpinan gerakan makar NII merupakan penyebab keresahan masyarakat tersebut.

"Ribuan orang yang turun ke Mabes Polri tadi pagi yang namanya Masyarakat Indonesia Membangun (MIM) adalah bentukan Panji Gumilang. Yang hadir di situ orang-orang NII. Kalau di internal NII pakai nama Madinah Indonesia Membangun. Pengurus MIM itu adalah orang-orang NII semua. Saya kenal mereka. Kalau yang orasi, yang jadi juru bicara demo tadi namanya Imam Prawoto itu adalah putra pertamanya Panji Gumilang," ujarnya.


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini