TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Mayoritas masyarakat Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan ke-66 RI dengan mengikuti upacara bendera. Namun, hal itu tidak berlaku bagi M Nazaruddin yang saat ini mendekam di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok setelah ditangkap Interpol di Cartagena, Kolombia.
Nazaruddin diketahui menghabiskan waktu di ruang tahanan saat hari kemerdekaan ke-66 RI. "Dia tidak ikut upacara bendera," kata Juru Bicara Mako Brimob, AKBP Budiman di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (17/8/2011).
Hal senada juga diungkapkan Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Basuki. Dia mengatakan Nazarrudin hanya berada di ruang tahanan. "Nazaruddin hanya di sel, tidak ikut upacara," katanya.
Pada hari kemerdekaan ini tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet itu dikunjungi oleh pengacaranya, OC Kaligis. Sepupu Nazaruddin, M Nasir sempat mendatangi Mako Brimob, namun dia ditolak oleh petugas jaga karena tidak masuk daftar penjenguk yang diperbolehkan menemui Mantan Bendahara Partai Demokrat itu.
Sebelumnya, M Nazaruddin dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK esok, Kamis (17/8/2011. Pemeriksaan besok sedianya menjadi yang kedua bagi Nazaruddin setelah pada Sabtu hingga Minggu dinihari kemarin, setiba dari Kolombia, ia langsung diperiksa oleh KPK.