News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Antasari Melawan

Polri Masih Telusuri SMS Misterius Antasari

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam, yang ditemui usai melakukan sholat jumat di komplek Mabes Polri, memberi keterangan kepada media mengenai rencana penyerangan polsek NTB oleh pimpinan Pondok Pesantren Umar bin Khattab. Jakarta, Jumat (15/7/11). Anton menuturkan, polisi akan melakukan pendalaman atas informasi Tersebut. (TRIBUNNEWS.COM/MBR/ZHARFAN PRASETYO)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyatakan masih menelusuri layanan pesan singkat atau SMS misterius mengatasanamakan mantan Ketua KPK Antasari Azhar, yang mengancam bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, sebelum tewas tertembak pada Maret 2009.

SMS tersebut menjadi penting bagi Antasari, karena menjadi salah satu bukti di Pengadilan Negeri, saat memvonisnya 18 tahun penjara dalam kasus pembunuhan Nasrudin tersebut.

"Kan (awal) kasusnya ditangani Polda Metro Jaya. Kemudian hp (handphone) itu dan barang bukti sebagainya masih di sana. Sekarang lagi dilakukan penyelidikan. Dipelajari di mana SMS berada. Ini masih dikerjakan. Kita tunggu saja hasil dari penyelidikan," kata Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/9/2011).

Sebelumnya Antasari mengatakan, fakta persidangan tingkat pertama menyatakan ada phone book atas namanya. Namun, ahli Teknologi Informasi (TI), Agung Harsoyo mengungkapkan, berdasarkan analisa dari CRD tidak ada SMS dari Antasari. Karenanya, Antasari menduga nomornya digunakan pihak lain.

Menurut Anton, pihak Cyber Crime Polri akan serius untuk mengungkap asal-muasal SMS misterius tersebut. Namun, Polri belum berniat memeriksa saksi Agung Harsoyo. "Kami sudah terima laporannya, ya kami tindaklanjuti, apakah benar SMS itu. Kami cek sampai mana dan sebagainya. Kami urut nanti," katanya.

Meski kasus pokok pembunuhan Nasrudin ditangani Polda Metro Jaya, kasus SMS misterius ini tetap ditangani Mabes Polri mengingat laporan kasus terbaru ini dilaporkan pihak Antasari ke Bareskrim Mabes Polri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini