News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bom Bunuh Diri Solo

2.000 Kader GP Ansor Berdoa Bersama di Lokasi Bom Solo

Editor: Yudie Thirzano
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi masih menyisir di Gereja GBIS, Kepunton, Solo, hari MIngggu (25/9/2011) siang.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi kemasyarakatan Islam, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, akan menggelar acara doa bersama lintas agama, di depan Gereja Betel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, yang menjadi target aksi bom bunuh diri, pada hari ini, Minggu (25/9/2011).

Menurut Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, acara doa bersama itu digelar sebagai wujud solideritas antarumat beragama. "Nanti pukul 21.00 WIB, kami mengadakan doa bersama di lokasi kejadian, bersama umat bergama lainnya, ini merupakan komitmen beragama kita. Pancasila sedang disobek-sobek kelompok tertentu, yang melakukan tindakan radikal dengan mengatasnamakan agama," seru Nusron dalam acara jumpa pers yang digelar di kantor sekretariat GP Ansor, Jakarta, Minggu, malam.

Setidaknya, 1.500 hingga 2.000 anggota GP ansor, dan Banser akan menghadiri acara doa bersama itu. "Akan dihadiri oleh sebanyak 1.500 hingga 2.000 kader GP Ansor, dan Banser," tuturnya.

Selain menggelar doa bersama, sebagai komitmen menjaga kebinekaan Indonesia, GP Ansor lanjut Nusron, telah menerjunkan Banser ke beberapa rumah ibadah di Indonesia. "Kami menginstruksikan berkomunikasi dengan kelompok lintas agama untuk saling menjaga harmoni kebninekaan dan Pancasila," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah bom meledak di Gereja Betel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Tegalharjo, Jebres, Solo, sekitar pukul 11.00 WIB. Diketahui dua orang tewas dan puluhan jamaah gereja luka-luka. Salah satu korban tewas dinyatakan oleh pihak kepolisian, merupakan pelaku peledakan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini