News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Skandal Nazaruddin

Syafi'i Ma'arif: Aroma Kriminalisasi KPK Sangat Keras!

Penulis: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Komite Etik KPK Syafii Maarif usai jumpa pers di kantor KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2011). Komite Etik KPK membahas mekanisme, tata cara dan jadwal, serta teknis perolehan data. Rapat ini sekaligus akan menentukan siapa saja yang akan dimintai keterangan, termasuk Pimpinan KPK. (tribunnews/herudin)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ade Mayasanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komite Etik KPK Ahmad Syafi'i Ma'arif mendukung, langkah Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah yang membeberkan pertemuan dirinya dengan tersangka kasus suap wisma atlet, Muhammad Nazaruddin. Langkah Chandra tersebut akan memperbaiki citra KPK yang mulai tersudut lantaran sejumlah tudingan Nazaruddin.

"Saya dukung itu. Bahkan, saya minta agar tidak terus-menurus digebuki," ujar Syafi'i Ma'arif usai mengikuti HUT ke-80 Jakob Oetama di Bentara Budaya, Jakarta, Selasa (27/9/2011).

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengemukakan, tudingan-tudingan Nazaruddin dan pengacara mengarah pada kriminalisasi pimpinan KPK jilid II.

"Aroma itu (kriminalisasi,red) sangat keras, terutama dari (pernyataan) pengacaranya," paparnya.

Namun demikian, Syafi'i enggan membeberkan perihal kesimpulan Komite Etik KPK. Ia hanya menyebut, Komite Etik KPK akan mengemukakan kesimpulan tersebut pada awal bulan Oktober mendatang.

Sebelumnya, Jumat (23/9/2011) sore, Chandra menggelar keterangan pers. Kendati mengaku bertemu Nazaruddin, Chandra menyangkal pertemuan tersebut membahas soal perkara yang ditangani KPK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini