TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iskandar Pasodjo, orang yang disebut-sebut memakelari program percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi (PPIDT) mengaku mengenal sosok Dharnawati, tersangka kasus suap terkait program tersebut. Acoz mengenal Dharna, baru-baru ini.
Namun, kesamaan asal daerah, membuat keduanya menjadi cepat akrab. Keakraban mereka, aku Acoz, dalam artian, keduanya memiliki hasrat untuk bekerjasama dalam mengerjakan proyek PPIDT yang nantinya mungkin akan mereka dapatkan.
"Saya kenal bulan Juli tahun ini. Kebetulan karena sekampung jadi akrab. Dalam konteks dia saya, ingin kerjasama kalau dia menang saya yang nge-sub (sub kontrak)," ungkapnya di Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan, Kamis (29/9/2011).
Mengacu pada hal itu, Acoz pun mengaku kaget mendapati pemberitaan dirinya terlibat membantu Dharnawati mendapatkan proyek senilai Rp 500 miliar itu dari Badan Anggaran (Banggar) DPR.
"Nah saya baca di media kaget. Kaget saya kok terlalu jauh sampai sekarang melibatkan DPR. Di sisi kami kita nggak tahu masalah itu," katanya.
Penangkapan Pejabat Kemennakertrans
Acoz Punya Mimpi Kerjasama Garap Proyek Bersama Dharnawati
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan