News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Casa Medan ke Kutacane Jatuh

Famal Ishak Pernah Jadi Pramugara Presiden Soeharto

Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

mendiang Kapten Famal Ishak, dan Pesawat Cassa 212 200 milik PT.Nusantara Buana Air (NBA) yang jatuh di kawasan hutan Geleng Pintu, Sinambah, Tanah Karo, Sumatera Utara. (tribunnews.com)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebelum menjadi penerbang, Kapten Pilot Famal Ishak sempat menjadi pramugara VVIP maskapai penerbangan Pelita Air. Bahkan saat menjadi pramugara, Famal pernah melayani Presiden kedua RI, Soeharto.

"Ketika menjadi awak kabin VVIP, salah satu tamunya adalah Presiden Soeharto," ujar rekan kerja Famal, Kapten Penerbang Haryanto saat ditemui wartawan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Malaka, Jakarta Timur, lokasi dimakamkannya jenazah almarhum Famal, Senin (3/11/2011).

Menurutnya, sejak awal bergabung dengan Pelita Air di tahun 1983, Famal sudah bertugas sebagai pramugara. Setelah itu, pada 1996 Famal beralih karir menjadi penerbang.

"Dia joint sebagai penerbang di tahun 1996," ucapnya seraya menyebut, Famal merupakan sosok profesional saat menjalani tugas. Ia dikenal disiplin, sederhana dan pendiam.

"Orangnya alim, agak santri, dia ibadahnya kuat, orangnya agak pendiam, dan baik. Orangnya sederhana," katanya.

Rekan lain Famal, Kapten Penerbang Bimo Siregar mengaku, sangat kehilangan sosok Famal. Apalagi, Famal meninggal setelah pesawat Casa 212-200 PT Nusantara Buana Air jatuh di kawan hutan Geleng Pintu, Gunung Sinambah, Bahorok, Langkat Sumatera Utara.

"Kita semua bersedih, karena dia merupakan bagian kita," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini