News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Malaysia Caplok Camar Bulan

Moral Prajurit TNI Gundah Gulana Soal Camar Bulan

Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Koalisi Mahasiswa dari BEM dan DPM Untan, BEM STAIN, dan Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas, melakukan aksi demonstrasi dan membakar dua replika bendera Malaysia di Bundaran Tugu Degulis, Selasa (11/10/2011). Mereka mengecam aksi Malaysia yang selalu mencaplok wilayah Republik Indonesia dan menuding Pemerintah RI gagal dalam menjaga perbatasan. (Tribun Pontianak/Galih Nofrio Nanda)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan selama derasnya pemberitaan tentang dugaan pencaplokan wilayah Indonesia oleh Malaysia di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat, moral para prajurit TNI menjadi gundah gulana.

"Istilah pencaplokan menyebabkan prajurit gundah karena seolah-olah mereka tak jalankan tugas dengan baik," ujar Agus di gedung DPR, Jakarta, Jumat(14/10/2011).

Dalam kesempatan itu Agus juga menegaskan bahwa tidak ada patok batas yang bergeser baik di Camar Bulan ataupun Tanjung Datu. "Pangdam sudah mengecek patok tak ada bergeser. Kami tegaskan tidak ada pencaplokan," tegas Panglima.

TNI lanjut Panglima juga sudah melakukan tugas dengan baik yakni menjaga perbatasan, termasuk menjaga agar jangan sampai satupun patok perbatasan bergeser.

Hal itu dilakukan dengan patroli rutin TNI serta patroli bersama yang dilakukan dengan pasukan Malaysia di wilayah perbatasan itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini