News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Skandal Nazaruddin

Kenapa yang Punya Apel Malang dan Washington Bebas?

Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim kuasa hukum tersangka suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin. (Kiri-kanan) Elza Syarief, Otto Hasibuan, Hotman Paris, Rufinus Hutauruk, Albert

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belum reda rasa penasaran Hotman Paris Hutapea setelah melihat berita acara pemeriksaan kliennya Muhammad Nazaruddin tak disinggung muasal suap dan alirannya. Ia semakin penasaran karena beberapa orang yang disebut dalam percakapan tetap saja bebas.

"Kenapa orang lain yang punya Apel Malang dan Apel Washington enggak ditangkap. Tidak ada bukti apapun langsung dari Nazaruddin. Bahkan Nazaruddin tidak ditanya soal uang," ujar Hotman bersama kuasa hukum Nazaruddin di kantor hukumnya di Jakarta, Selasa (15/11/2011).

Sindiran Hotman lebih didasarkan bahwa perkara yang dituduhkan Komisi Pemberantasan Korupsi kepada Nazaruddin adalah suap. Namun BAP terakhir pada 12 Oktober lalu, tak satupun pertanyaan penyidik menyinggung substansi perkara itu sendiri. Sontak Hotman menyebut perkara ini cacat.

Sementara pada BAP sebelumnya, Hotman mengklaim hanya menyinggung soal pelarian Nazaruddin, paspor yang digunakan, tempat pelarian dan segala macam. Saat itu, KPK beberapa kali menerangkan bahwa Nazaruddin masih bungkam selama ditahan di Rutan Mako Brimob.

Berdasar belum dipenuhinya hak Nazaruddin untuk memberi keterangan utuh soal substansi perkara, tim kuasa hukum sudah mengajukan surat kepada pimpinan KPK agar dilakukan pemeriksaan tambahan. Namun, sampai saat ini permintaan tim kuasa hukum tak kunjung dijawab.

"Jadi, bagaimana ini dikatakan perkara korupsi kalau korupsinya tidak ditanyakan kepada tersangka. Yang ditanyakan kapan kau ke Kolombia, sama siapa. Tidak ditanyakan terima dari siapa. Jadi bagaimana bisa kita mengatakan ini perkara korupsi," tandas pengacara nyentrik ini.

Istilah Apel Washington dan Apel Malang pernah diungkap Yulianis, bawahan Nazaruddin saat menjadi saksi untuk terdakwa Mindo Rosalina Manulang. Istilah apel Washington dan apel Malang menjadi bahasa gaul di lingkungan PT Permai Grup milik Nazaruddin.

Faktanya, politisi Demokrat Angelina Sondakh juga memakai istilah ini lewat blackberry messenger dengan Rosa menurut BAP penyidik. "Apel Malang itu rupiah. Apel Washington itu dollar. Itu kami kalau berbicara, saya, dan Bu Rosa. Kalau Bu Rosa perlu uang rupiah," ujar Yulianis.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini