Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Murjani
TRIBUNNEWS.COM, MEKKAH - Ratusan jamaah haji Indonesia sakit dan masih dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekah dan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Mereka yang sakit parah jika sudah memenuhi pemeriksaan medis bisa naik pesawat akan dipulangkan lebih awal, setelah mendapat izin dari keluarga atau ketua kelompok agar dapat perawatan di Tanah Air.
Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Mekkah dr Thafsin Alfarisi Rabu (16/11), melalui rilis Kementerian Agama Jakarta, menjelaskan, gelombang pertama pemulangan, ada lima jamaah sakit yang diterbangkan ke Tanah Air.
"Bagi jamaah yang masih dirawat karena belum bisa naik pesawat sampai batas akhir kepulangan petugas haji, akan jadi wewenang Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia untuk merawat dan memulangkan ke Tanah Air," jelasnya.
Baca tanpa iklan