News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seleksi Pimpinan KPK

Profil Calon Pimpinan KPK Abraham Samad

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Calon pimpinan KPK, Abraham Samad, menjawab pertanyaan anggota Komisi III saat menjalani tes uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat komisi III DPR Jakarta Pusat, Senin (28/11/2011). Uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK kembali dilanjutkan setelah tertunda minggu lalu akibat belum lengkapnya syarat administrasi. (tribunnews/herudin)

Dr. Abraham Samad, SH., yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966 (44 th), menyelesaikan jenjang pendidikan hukum dari Strata 1 hingga Strata 3 di Universitas Hasanuddin. Di Unhas, ia meraih gelar doktor pada 2010.

Sejak 1966 sampai sekarang, Abraham Samad masih berkarir sebagai advokat. Namun, ia termasuk pengacara dengan latar belakang LSM. Sebab, Abraham adalah seorang penggagas sekaligus Koordinator ACC (Anti Corruption Committee) di Sulsel. Di LSM itu, ia sangat fokus dalam mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang baik serta sistem pelayanan publik yang maksimal dengan sasaran pemberantasan korupsi.

======

Adnan Pandu Praja, SH, Sp.N, LLM, adalah pria kelahiran Jakarta, 14 Januari 1960 (61 th), yang selama dua periode menjabat sebagai anggota Kompolnas.

Pendidikan:
- S1 Sarjana Hukum Universitas Indonesia (1987)
- Spesialisasi Notrait Notrait dan Pertanahan (Sp.N) Universitas Indonesia (1996)
- Master of Law (LL.M) University of Technology, Sydney Australia (2004)

Karier:
- Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) sejak 1992
- Advokat, Warens & Partners Law Firm (1995-2005)
- Anggota Kompolnas selama dua periode (2006-2011)

Aktivitas:
- Editorial Jurnal Hukum dan Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1985-1987)
- Wakil Sekretaris Umum Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)(1997-2002)
- Anggota Tetap dan Peserta Aktif Kelompok Kerja (POKJA) Reformasi Polri yang dibentuk oleh Polri dan Partnership for Governance Reform in Indonesia/UNDP (2000-2003)
- Redaktur Ahli Jurnal Studi Kepolisian, PTIK (2003)
- Indonesian Student Association for International Studies (ISAFIS) (1985), Indonesian Police Watch (Polwatch) (1999)
- Yayasan Nurani Dunia, Yayasan Dunia Merdeka, dan Koordinator Koalisi LSM dalam rangka Sosialisasi RUU Polri pada Partnership for Governance Reform in Indonesia (UNDP) (2001).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini