Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga saat ini polisi belum menemukan adanya sidik jari pelaku di rumah AKP TS yang menjadi tempat pelecehan seksual yang dialami istrinya, EK pada Minggu (11/12/2011) dini hari.
"Hingga saat ini kita belum menemukan sidik jari lain (pelaku)," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/12/2011).
Menurut Baharudin, pelaku menyatroni rumah AKP TS sekitar pukul 03.00 WIB melalui jendela belakang rumah. "Bekas mencongkel jendela itu ada. Pelaku masuk melalui jendela belakang dan keluar melalui situ juga," ucap Baharudin.
Menurut mantan Kabid Humas Polda Sumatera Utara ini, penyidik harus teliti dalam menangani kasus ini dengan melakukan olah TKP berkali-kali. "Ini tentu harus menjadi perhatian," ujarnya.
Hingga kini polisi sudah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di dekat rumah korban. Menurut Kabid Humas, rumah AKP TS yang berada di Cilodong, Depok, Jawa Barat, berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk. "Kini polisi sudah memintai keterangan saksi dari tetangga-tetangganya," ujarnya.
EK mengalami pelecehan seksual oleh orang yang tak dikenal, Minggu (11/12/12) dini hari. Saat kejadian, suami korban sedang berdinas di luar sehingga korban lagi sendirian di rumah. Sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku datang lewat jendela belakang dan langsung menyekap EK sehingga tidak berdaya.
Baca tanpa iklan