News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

TKW Dipancung di Arab Saudi

Sore Ini Habibie Temui Pangeran Walid di Kingdom Emperium

Penulis: Y Gustaman
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Presiden BJ.Habibie, akan bertemu Pangeran Al Walid Bin Talal Al Saud di kantornya Kingdom Emperium Riyadh, Minggu (25/12/2011), pukul 19.00 WIB atau pukul 15.00 waktu setempat.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Moh Jumhur Hidayat mengatakan mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf Habibie akan bertemu Pangeran Al Walid Bin Talal Al Saud di kantornya, Minggu (25/12/2011), pukul 19.00 WIB atau pukul 15.00 waktu setempat.

"Pertemuan khusus Pak Habibie dengan Pangeran Al Walid Bin Talal Al Saud untuk membicarakan upaya pembebasan Tuti Tursilawati, TKI asal Desa Cikeusik RT 01/RW 01 Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang kini menghadapi ancaman hukuman mati di Arab Saudi," jelas Jumhur.

Dalam rilis BNP2TKI yang diterima Tribunnews.com, menjelaskan, pertemuan Habibie diikuti juga Satuan Tugas TKI Terancam Hukuman Mati di Luar Negeri. Pertemuan Habibie, Satgas TKI dengan Pangeral Al Walid bertempat di kantornya, Kingdom Emperium Riyadh.

Informasi pertemuan tersebut, diperoleh Jumhur dari Juru Bicara Satgas TKI Humprey Djemat sesaat Habibie dan rombongan tiba di Riyadh. Menurut Jumhur, Pangeran Al Walid berpengaruh besar di internal kerajaan maupun masyarakat Arab Saudi.

Lobi yang ditempuh Habibie dan Satgas TKI kepada Pangeran Al Walid yakni untuk meminta keluarga korban agar mau memaafkan Tuti sebagai pelaku pembunuhan. Pangeral Al Walid merupakan pengusaha berpengaruh sekaligus keponakan Raja Abdullah Bin Abdul Aziz al Saud.

Dipilihnya Presiden ke-3 RI itu membawa misi membebaskan Tuti dari hukuman mati atas usulan para pengacara dan sejumlah tokoh di Arab Saudi. Habibie juga dipandang memiliki pengaruh internasional sebagai cendekiawan Muslim dunia, khususnya di lingkungan kerajaan serta pengusaha Arab Saudi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini