News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan di Aceh

Menhan: Penembak Misterius di Aceh Gunakan AK-47

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Yudie Thirzano
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas medis megangkat korban tembak di IGD Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Kamis (5/1/2012) malam. Tiga korban pekerja bangunan asal Jawa Tengah itu, ditembak orang tak dikenal di kawasan Simpang Aneuk Galoeng, Aceh Besar. Korban mengalami luka tembak di kepala, dada dan bahu, mereka kini masih dirawan di IGD RSUZA.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengatakan pelaku penembakan misterius di Aceh menggunakan senjata serbu AK-47. "Itu dulu yang bisa saya sampaikan," kata Menhan di Kompleks Istana Kepresidenan RI Jakarta, Jumat (6/1/2012) sore.

Senjata AK-47 (Avtomat Kalashnikova 1947) buatan Rusia populer di Aceh karena banyak digunakan pasukan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di masa jayanya. Senjata ini banyak digunakan karena bentuknya yang sederhana, mudah digunakan, serta dengan harga murah di pasar gelap, serta ampuh digunakan di segala medan tempur.

Namun apakah penembak misterius di Aceh itu adalah anggota GAM? Menhan belum bisa memastikan. "Belum tentu (GAM) karena senjata bisa dipakai oleh siapa pun kan," kata Menhan.

Dugaan Menhan pelaku penembakan bukan bagian dari separatisme. "Ini masih pelaku kriminal  biasa," kata dia.

Dikatakan senjata jenis AK-47 masih banyak beredar di Aceh. Menurut dia harusnya selesai perdamaian di Aceh dulu semua senjata diserahkan ke Dephan (dulu-Departemen Pertahanan). Namun kenyataanya masih banyak senjata AK-47 beredar di Aceh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini