TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah FPI peliharaan aparat atau pemerintah. Bantahan Munarman menjawab kecaman sejumlah warga masyarakat akan eksistensi FPI karena dukungan aparat.
"FPI itu peliharaan Allah, bukan siapa-siapa. Yang di Kalteng (ormas) itu peliharaan Teras Narang (Gubernur Kalteng)," kata Munarman dalam dialog interaktif "Manfaat dan Mudharat Ormas" di gedung DPD RI Jakarta, Jumat (17/2/2012).
Menurut Munarman bukti Ormas yang akan menyerang tokoh FPI di Kalteng adalah peliharaan Teras Narang bisa dilihat dari para operator lapangan yang merupakan orang-orang binaan Teras Narang seperti Yansen Binti dan Lukas Tingkes.
"Lukas Tingkes ini orang yang terlibat dalam aksi itu. Dia terpidana korupsi. Putusan pidana MA sudah keluar tapi belum dieksekusi. Kenapa si Lukas ini belum dieksekusi karena dia pelihara banyak preman jadi gubernurnya takut," ujar dia.
Dikatakan mereka ini mencatut nama suku Dayak untuk mengusir FPI dari bumi Kalteng. "FPI sebenarnya memiliki hubungan baik dengan berbagai suku Dayak se-Kalimantan. Buktinya kami dipanggil ke sana membela suku Dayak yang terdzalimi," ujar Munarman.
(aco)
Baca tanpa iklan