TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polres Jakarta Pusat, hari ini Selasa (28/2/2012) berencana akan menggelar perkara hasil pemeriksaan siapa berbuat apa dalam kasus RSPAD sehingga memperjelas peran kelima tersangka.
Hal ini diutarakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto Selasa (28/2/2012) di Mapolda Metro Jaya.
Rikwanto menjelaskan untuk menangani kasus RSPAD diperlukan fokus lebih karena memang pemeriksaan diantara para tersangka harus ada, dan dikroscek keterangan silang satu dengan yang lainnya.
Lebih lanjut, untuk jumlah tersangka Rikwanto mengatakan masih lima tersangka dan belum ada tambahan tersangka. Lima tersangka itu, Edo Tupessy, Gretes alias Hery, Tony alias Ongen, Rens, dan Abraham.
Seperti telah diberitakan sebelumnya terjadi penyerangan sekelompok orang menggunakan mobil dan delapan taksi berwarna putih di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012) dini hari pukul 01.30 WIB.
Dua korban tewas adalah Stenly A Y Wenno (39), warga Kramat pulo, Gang 6, RT4/3, Kecamatan Senen, Jakarta pusat dan Ricky Tutu Boy (37), warga Jalan F Kalasut RT08/06 Barong Utara, Sorong, Papua. Keduanya kelahiran Ambon, Maluku. Mereka luka di kepala, perut serta kaki akibat sabetan parang dan senjata tajam lainnya.
Baca tanpa iklan