TRIBUNNEWS.COMO, JAKARTA - Mabes Polri tengah menyelidiki dugaan rekening gendut yang dimiliki mantan pegawai Ditjen Pajak. Kali ini, namanya Ajib Hamdani (AH). Polri mendapatkan data rekening gendut Ajib Hamdani berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Melalui blognya yakni http://ajib.diamondgroup.co.id/, Ajib Hamdani membeberkan siapa dirinya dan darimana asal usul Rp 17 miliar yang kini diselidiki polisi.
Berikut tulisan Ajib yang dipublikasikan melalui blognya pada 3 Maret 2012.
Sangat menarik mencermati berita terakhir terkait dengan Direktorat Jenderal Pajak dan petugas-petugas pajak. Lepas dari kontroversi kenapa hal ini terkesan “terlalu di blow up”, benar salah yang belum begitu jelas, “penghakiman media massa”, dugaan pengalihan isu, dll, bagaimanapun, hal ini bisa kita jadikan instropeksi, mungkin memang harus masih ada yang kita perbaiki, kita sebagai pribadi, sebagai PNS Pajak, atau institusi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sendiri.
Sewaktu cerita tentang DA dan DW masih bergulir, ada beberapa isu “sedap” yang menambah tentang kemungkinan-kemungkinan masih ada beberapa PNS (mantan PNS) yang memiliki “kasus” serupa.
Salah satu nama yang disebut adalah Ajib Hamdani. Sedikit latar belakang, Ajib Hamdani lahir di Magelang, 7 Desember 1980.
Singkat cerita, Ajib kuliah di STAN Jurusan Penilai/PBB pada tahun 1999 dan lulus tahun 2002. Penempatan Ajib yang pertama, pada tahun 2004, di Kantor Pelayanan PBB (KPPBB) Jakarta Barat Dua. Kemudian pada tahun 2005, Ajib melaksanakan tugas belajar di Universitas Diponegoro (UNDIP) mengambil Jurusan Ekonomi, Spesialisasi Penilai Properti. Sekolah dinas itu diselesaikan pada Tahun 2007.
Setelah lulus pada tahun 2007, Ajib penempatan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kelapa Gading sebagai Pelaksana.
Pada Tanggal 18 Agustus 2009, Ajib mengundurkan diri dari PNS mulai tanggal 1 September 2009 (tentunya setelah mengajukan sesuai prosedur formal dan mengganti rugi sesuai dengan ikatan dinas).
Yang mulai menjadi menarik, adalah ketika nama Ajib Hamdani namanya muncul dalam daftar orang yang dipanggil ke pihak yang berwajib untuk mengklarifikasi beberapa hal.
Baca tanpa iklan