Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah pengakuan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Goalemo, Provinsi Gorontalo, Ismyati Saidi, yang menyebutkan adanya aliran dana untuk pemenangan Anas Urbaningrum menjadi ketua Umum Partai Demokrat pada Mei 2010.
"Kalau menyangkut kongres, itu sudah selesai 100 persen, tidak ada hal-hal yang aneh. Kalau ada yang mengganggap ada yang aneh, itu yang pikirannya aneh dan digerakkan," kata Anas di sela-sela acara kader PD di Cibubur, Jaktim, Senin (12/3/2012)
Lebih jauh Anas menanggapi pengakuan Ismiyati tersebut secara normatif. “Kalau yang menyangkut proses hukum, silahkan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, saya tak mau menanggapi satu persatu nanti kayak berbalas pantun,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPC Demokrat Bualemo Gorontalo, Ismiyati mengakui adanya aliran dana untuk pemenangan Anas Urbaningrum menjadi ketua Umum Partai Demokrat pada Mei 2010. Bahkan dirinya mengaku telah menerima dana sebesar 7 ribu Dollar Amerika dari Eva selaku staf Nazaruddin.
Rinciannya, lanjut Ismi, dirinya mendapat 2 ribu Dolar pada putaran pertama di Hotel Aston. Kemudian, ia juga menerima sebanyak 5 Ribu Dollar Amerika pada pemilihan Ketua Umum PD pada putaran kedua
Baca tanpa iklan