News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Golkar: Ical Capres yang Berpengalaman dan Matang

Penulis: Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politikus Idrus Marham tampak hadir dalam acara resepsi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Rubi Alya Rajasa, di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11/2011). Edhie, putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan Alya, putri Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, menikah pada 24 November lalu, di Istana Cipanas, Jawa Barat. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar mempercepat jadwal agenda Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnassus) untuk pengukuhan Aburizal Bakrie atau Ical sebagai calon presiden Pemilu 2014 sebagaimana desakan DPD dan ormas internal partainya.

Menurut Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, partainya mendorong Ical sebagai capres karena dianggap telah memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang memiliki kematangan, pengalaman, dan kemapanan.

"Bagi kami capres dipentingkan pada kematangan, pengalaman, dan kemapanan, karena presiden tidak lagi belajar, tapi untuk mengabdi menyelesaikan masalah yang ada," kata Idrus dalam jumpa pers di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Menurut Idrus, capres yang dimunculkan partai harus memiliki kematangan dan pengalaman. Jika tidak, maka presiden yang hadir dari proses pemilu, tak akan mampu memimpin dan menyelesaikan berbagai masalah yang ada di Republik Indonesia ini.

"Jadi, memang perlu kematangan, orang-orang yang sudah teruji, kemapanan dan pengalaman. Jadi, nanti preisden bukan lagi belajar," kata dia.

Bahkan, jika presiden yang hadir baru belajar, maka orang tersebut akan menjadi "boneka" dari sekelompok orang yang memiliki kepentingan tertentu.

Karena itu, Idrus tak setuju adanya penilaian dari Ketua MPR, Taufik Kiemas, agar capres dilihat dari sisi umur atau ketuaan. "Jangan kita saling memvonis," imbuhnya.

Idrus menambahkan, penilaian lain yang membuat Ical layak maju sebagai capres tunggal dari Partai Golkar adalah hasil kerja politik dalam bentuk program partai dan organisasi kepengusahaan yang pernah dipimpinnya terbilang berhasil. Pendekatan dan kaderisasi juga berhasil. "Dari sisi jaringan-jaringannya, Pak Ical sudah teruji memimpin, dan punya pretasi saat memimpin," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini